Ketenagakerjaan
Pembahasan ketenagakerjaan kali ini yaitu tenaga kerja, angkatan kerja, dan pengangguran
Dalam hal ketenagakerjaan, sensus penduduk membagi penduduk ke dalam 2 kelompok yaitu sebagai berikut :
1) Penduduk yang termasuk angkatan kerja
2) Penduduk bukan angkatan kerja
Definisi dari angkatan kerja adalah penduduk yang sudah memasuki usia kerja. Baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Menurut ketentuan pemerintah indonesia, penduduk yang sudah memasuki usia kerja adalah berusia minimal 15 tahun sampai 65 tahun.
Bukan angkatan kerja adalah mereka yang berumur 10 tahun ke atas yang kegiatannya hanya bersekolah, mengurus rumah tangga dan sebagainya. Contoh kelompok ini adalah:
1) Anak sekolah dan mahasiswa
2) Para ibu rumah tangga dan orang cacat, dan
3) Para pengangguran sukarela
| Ibu rumah tangga termasuk bukan angkatan kerja |
Kesempatan kerja adalah suatu usaha yang memanfaatkan sumber daya manusia untuk menghasilkan barang dan jasa. Kegiatan ekonomi di masyarakat membutuhkan tenaga kerja. Kebutuhan akan tenaga kerja itu dapat juga di sebut sebagai kesempatan kerja ( demand for labor ). Semakin meningkat pembangunan, semakin besar pula kesempatan kerja yang tersedia. Hal ini berarti semakin besar pula permintaan akan tenaga kerja. Sebalik nya, semakin besar jumlah penduduk, semakin besar pula kebutuhan akan lowongan pekerjaan (kesempatan kerja).
Pengangguran
Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak melakukan kegiatan kerja. Secara garis besar, pengangguran dapat di bedakan ke dalam 2 faktor yaitu lama waktu dan menurut penyebabnya.
- Pengangguran menurut lama waktu
Seseorang dapat dianggap bekerja penuh jika ia bekerja selama 39-48 jam per minggu.
Pengangguran jika berdasarkan lama waktunya dapat di kelompokan menjadi 3 kelompok , yaitu:
1) Pengangguran terbuka
Tenaga kerja yang betul-betul tidak memiliki pekerjaan , pengangguran ini cukup banyak di Indonesia karena mereka telah berusaha semaksimal mu ngkin untuk mencari pekerjaan tetapi tidak ada yang menerima.
2) Pengangguran terselubung
Tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu
3) Pengangguran setengah menganggur
Tenaga kerja yang menganggur karena kurang nya lapangan pekerjaan, tenaga kerja setengah menganggur adalah tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
- Pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya
1) Pengangguran friksional
Seseorang yang menganggur karena sedang menunggu pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya.
2) Pengangguran struktural
Pengangguran yang disebabkan oleh penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja.
3) Pengangguran teknologi
Pengangguran yang disebabkan perkembangan/pergantian teknologi
4) Pengangguran kiknikal
Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada.
5) Pengangguran musiman
Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musi. Pengangguran ini umumya pada bidang pertanian dan perikanan
6) Pengangguran keahlian
Pengangguran yang disebabkan karena tidak adanya lapangan kerja yang sesuai dengan bidang keahlian. Pengangguran jenis ini disebut juga pengangguran tidak kentara dikarenakan mempunyai aktivitas berdasarkan keahliannya tetapi tidak menerima uang.
7) Pengangguran total
Pengangguran yang benar-benar tidak mendapat pekerjaan, karena tidak adanya lapangan kerja atau tidak adanya peluang untuk menciptakan lapangan kerja.
8) Pengangguran unik
Pekerja yang menerima gaji secara rutin tanpa pemotongan, tetapi di tempat kerjanya hanya sering diisi dengan bercerita sesama pekerja karena minimnya pekerjaan yang harus dikerjakan
Akibat banyaknya pengangguran itu dapat menyebabkan kerugian bagi perekonomian bagi negara,dan bagi masyarakat.
Kerugian yang dialami oleh perekonomian negara adalah:
2) Pengangguran terselubung
Tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu
3) Pengangguran setengah menganggur
Tenaga kerja yang menganggur karena kurang nya lapangan pekerjaan, tenaga kerja setengah menganggur adalah tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
- Pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya
1) Pengangguran friksional
Seseorang yang menganggur karena sedang menunggu pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya.
2) Pengangguran struktural
Pengangguran yang disebabkan oleh penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja.
3) Pengangguran teknologi
Pengangguran yang disebabkan perkembangan/pergantian teknologi
4) Pengangguran kiknikal
Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada.
5) Pengangguran musiman
Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musi. Pengangguran ini umumya pada bidang pertanian dan perikanan
6) Pengangguran keahlian
Pengangguran yang disebabkan karena tidak adanya lapangan kerja yang sesuai dengan bidang keahlian. Pengangguran jenis ini disebut juga pengangguran tidak kentara dikarenakan mempunyai aktivitas berdasarkan keahliannya tetapi tidak menerima uang.
7) Pengangguran total
Pengangguran yang benar-benar tidak mendapat pekerjaan, karena tidak adanya lapangan kerja atau tidak adanya peluang untuk menciptakan lapangan kerja.
8) Pengangguran unik
Pekerja yang menerima gaji secara rutin tanpa pemotongan, tetapi di tempat kerjanya hanya sering diisi dengan bercerita sesama pekerja karena minimnya pekerjaan yang harus dikerjakan
![]() |
| Pengangguran di Indonesia |
Akibat banyaknya pengangguran itu dapat menyebabkan kerugian bagi perekonomian bagi negara,dan bagi masyarakat.
Kerugian yang dialami oleh perekonomian negara adalah:
1) Penurunan pendapat per kapita,
2) Penurunan pendapat pemerintah yang berasal dari sektor pajak,
3) Meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah
4) Dapat menambah hutang negara.
Kerugian bagi maysarakat:
1) Pengangguran merupakan beban psikologis dan psikis
2) Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
3) Meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah
4) Dapat menambah hutang negara.
Kerugian bagi maysarakat:
1) Pengangguran merupakan beban psikologis dan psikis
2) Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
3) Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan sosial dan politik.
Dan Indonesia adalah negara yang tingkat penganggurannya berada pada tingkat 133dari 197 negara yang tingkat penganggurannya mencapai 12.50%
Berikut statistik pengnagguran di Indonesia dari tahun 2006 sampai tahun 2011
Dan Indonesia adalah negara yang tingkat penganggurannya berada pada tingkat 133dari 197 negara yang tingkat penganggurannya mencapai 12.50%
Berikut statistik pengnagguran di Indonesia dari tahun 2006 sampai tahun 2011
![]() |
| Statistik pengangguran di Indonesia dari tahun ke tahun |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar