Kamis, 09 April 2015

Ketenagakerjaan


Ketenagakerjaan

Pembahasan ketenagakerjaan kali ini yaitu tenaga kerja, angkatan kerja, dan pengangguran
Pengertian Tenaga Kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan  pekerjaan.
Dalam hal ketenagakerjaan, sensus penduduk membagi  penduduk ke dalam 2 kelompok yaitu sebagai berikut :

1) Penduduk yang termasuk angkatan kerja
2) Penduduk bukan angkatan kerja

Definisi dari angkatan kerja adalah penduduk yang sudah memasuki usia kerja. Baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja atau sedang mencari  pekerjaan. Menurut ketentuan pemerintah indonesia, penduduk yang sudah memasuki usia kerja adalah berusia minimal 15 tahun sampai 65 tahun.
Bukan angkatan kerja adalah mereka yang berumur 10 tahun ke atas yang kegiatannya hanya bersekolah, mengurus rumah tangga dan sebagainya. Contoh kelompok ini adalah:
 

1) Anak sekolah dan mahasiswa
2) Para ibu rumah tangga dan orang cacat, dan
3) Para pengangguran sukarela


Hasil gambar untuk bukan angkatan kerja
Ibu rumah tangga termasuk bukan angkatan kerja

Kesempatan Kerja

Kesempatan kerja adalah suatu usaha yang memanfaatkan sumber daya manusia untuk menghasilkan barang dan jasa. Kegiatan ekonomi di masyarakat membutuhkan tenaga kerja. Kebutuhan akan tenaga kerja itu dapat  juga di sebut sebagai kesempatan kerja ( demand for labor ). Semakin meningkat pembangunan, semakin besar pula kesempatan kerja yang tersedia. Hal ini berarti semakin besar pula permintaan akan tenaga kerja. Sebalik nya, semakin besar jumlah penduduk, semakin besar  pula kebutuhan akan lowongan pekerjaan (kesempatan kerja).

Pengangguran 

Pengangguran  adalah  angkatan  kerja  yang  tidak  melakukan  kegiatan  kerja. Secara garis besar, pengangguran  dapat  di bedakan  ke dalam 2 faktor  yaitu lama waktu dan  menurut  penyebabnya.

-  Pengangguran  menurut  lama waktu  
      Seseorang  dapat dianggap  bekerja  penuh  jika  ia  bekerja  selama  39-48 jam  per  minggu. 
Pengangguran  jika berdasarkan  lama waktunya  dapat  di kelompokan  menjadi  3 kelompok , yaitu: 

1)  Pengangguran  terbuka 
            Tenaga  kerja yang  betul-betul tidak  memiliki  pekerjaan ,  pengangguran ini cukup banyak  di Indonesia karena  mereka telah berusaha  semaksimal  mu ngkin  untuk  mencari pekerjaan tetapi  tidak ada  yang menerima.
2) Pengangguran  terselubung
           Tenaga  kerja yang  tidak bekerja  secara  optimal  karena  suatu  alasan  tertentu 
3) Pengangguran  setengah  menganggur 
             Tenaga  kerja yang menganggur  karena  kurang nya lapangan  pekerjaan, tenaga  kerja  setengah menganggur  adalah  tenaga kerja  yang  bekerja  kurang dari 35 jam  selama  seminggu.

- Pengangguran  berdasarkan   penyebab  terjadinya 
1)  Pengangguran friksional
           Seseorang  yang  menganggur karena  sedang menunggu  pekerjaan  yang  lebih   baik  dari  sebelumnya.
2)  Pengangguran struktural
   Pengangguran yang disebabkan oleh penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja.
3) Pengangguran teknologi
    Pengangguran yang disebabkan perkembangan/pergantian teknologi
4) Pengangguran kiknikal
   Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada.
5) Pengangguran musiman
   Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musi. Pengangguran ini umumya pada bidang pertanian dan perikanan
6) Pengangguran keahlian
   Pengangguran yang disebabkan karena tidak adanya lapangan kerja yang sesuai dengan bidang keahlian. Pengangguran jenis ini disebut juga pengangguran tidak kentara dikarenakan mempunyai aktivitas berdasarkan keahliannya tetapi tidak menerima uang.
7) Pengangguran total
   Pengangguran yang benar-benar tidak mendapat pekerjaan, karena tidak adanya lapangan kerja atau tidak adanya peluang untuk menciptakan lapangan kerja.
8) Pengangguran unik
   Pekerja yang menerima gaji secara rutin tanpa pemotongan, tetapi di tempat kerjanya hanya sering diisi dengan bercerita sesama pekerja karena minimnya pekerjaan yang harus dikerjakan


Pengangguran di Indonesia

Akibat banyaknya pengangguran itu dapat menyebabkan kerugian bagi perekonomian bagi negara,dan bagi masyarakat.
Kerugian yang dialami oleh perekonomian negara adalah:
1) Penurunan pendapat per kapita,
2) Penurunan pendapat pemerintah yang berasal dari sektor pajak,
3)  Meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah
4) Dapat menambah hutang negara.

Kerugian bagi maysarakat:
1) Pengangguran merupakan beban psikologis dan psikis
2) Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
3)   Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan sosial dan politik.

Dan Indonesia adalah negara yang tingkat penganggurannya berada pada tingkat 133dari 197 negara yang tingkat penganggurannya mencapai 12.50%
Berikut statistik pengnagguran di Indonesia dari tahun 2006 sampai tahun 2011
Statistik pengangguran di Indonesia dari tahun ke tahun






Tidak ada komentar:

Posting Komentar